Article

Waspada Link Scam! Ancaman Nyata Di Era Digital

3 min read 12 views
Waspada Link Scam! Ancaman Nyata Di Era Digital

Pengguna internet saat ini semakin mengalami peningkatan setiap harinya. Bahkan, internet sudah bisa dikatakan sebagai kebutuhan. Berbagai macam aktivitas sudah bergantung dengan internet seperti belanja online, perbankan, pekerjaan, dan memantau keamanan. Namun, dibalik kemudahan pasti juga ada bahaya yang mengintai, seperti ancaman link scam juga semakin canggih dan mampu memanipulasi calon korban. Sudah banyak laporan dari pengguna yang menjadi korban penipuan digital karena mengklik tautan palsu. Bukan karena mereka tidak belajar dari pengalaman, namun memang jenis penipuan ini terus berkembang hingga kadang sulit untuk mengenali apakah link itu asli atau scam.


Apa Itu Link Scam?

Link scam adalah jenis penip*an yang disebarkan melalui tautan palsu oleh pelaku kejahatan siber untuk menipu calon korban agar mau memberikan data pribadi, informasi keuangan, akses di beberapa social media, atau mengunduh malware berbahaya. Link scam tersebut biasanya dikirim melalui WhatsApp, Email, SMS, Media Social, Iklan Online, dan komentar di marketplace atau platform chat lainnya.


Modusnya semakin hari menjadi semakin sulit untuk dikenali karena tampilan website atau kontak customer service tiruan yang dibuat sangat mirip dengan aslinya. Sehingga, butuh kejelian dalam menganalisa link tersebut sebelum di klik.


Jenis-Jenis Link Scam Yang Sering Terjadi

Berikut adalah beberapa jenis link scam yang paling umum terjadi:


1.Phishing Link

Phishing adalah jenis scam yang umumnya pelaku akan menyamar sebagai petugas dari suatu Bank, E-wallet, Marketplace, Kantor Pajak, atau Perusahaan Ekspedisi. Polanya, calon korban akan diminta untuk mengisi data username dan password, mengirimkan OTP, nomor kartu kredit, atau PIN akses transaksi. Setelah data tersebut dimasukkan, pelaku akan langsung mengambil alih akun korban.


2.Fake Giveaway atau Undian Palsu

Pada kasus ini, link biasanya berisi klaim bahwa korban telah memenangkan hadiah seperti smartphone, uang tunai, voucher belanja, mobil, atau barang-barang elektronik lainnya.


3.Link Malware (Virus dan Spyware)

Jenis link scam ini akan mengarahkan korban untuk mengunduh suatu file atau aplikasi tertentu. Setelah diunduh, maka malware ini akan mencuri data korban, merekam aktifitas baik dari keyboard (keylogger) atau kamera, mengakses galeri dan kontak, bahkan bisa mengambil alih perangkat. Salah satu cirinya, file yang diminta untuk di download adalah file dengan format .apk, file PDF palsu, atau aplikasi modifikasi.


4. Link Fake Customer Service

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, link scam biasanya juga akan diarahkan ke suatu sistem khusus yang sudah dirancang sedemikian rupa agar menyerupai sistem resminya. Contohnya saja sistem customer service palsu yang kesannya sama dengan petugas suatu lembaga tertentu. Korban akan diarahkan untuk mengisi data login, memberikan kode OTP, atau transfer dana namun istilahnya akan dibuat seakan-akan seperti tidak melakukan pemindahan dana. Modus ini sering terjadi pada pengguna marketplace dan e-wallet.


5.Link Investasi Atau Pengiriman Paket Palsu

Untuk link scam investasi palsu biasanya berupa penawaran yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu yang singkat. Link ini berisi website trading palsu, investasi kripto tidak resmi, atau robot trading. Korban akan dijanjikan profit tinggi diawal untuk memainkan psikologi korban, kemudian akhirnya kehilangan seluruh dana yang sudah diinvestasikan di awal tadi.

Untuk link pengiriman paket palsu ini akan mengatasnamakan jasa ekspedisi. Pesan yang dikirim biasanya berbunyi:

“Paket Anda tertahan, silakan cek melalui link berikut…”

Namun ketika link sudah diklik, korban akan diarahkan ke halaman login palsu atay diminta membayar biaya tambahan agar paket bisa lanjut dikirim.


Dengan mengakses link scam dapat menimbulkan sejumlah kerugian bagi korbannya seperti kehilangan uang, pembobolan rekening, akun media sosial yang diretas, penyalahgunaan identitas, kebocoran data pribadi, atau kerugian finansial jangka panjang. Punya pengalaman scam dengan metode lain? Yuk share, agar kita bisa terhindar dari scam. Hubungi Platka untuk artikel selanjutnya.




1